Flat Bottom Packaging

Flat Bottom Packaging dari Kemas in Bandung merupakan solusi kemasan fleksibel premium dengan desain dasar datar yang kokoh dan elegan. Dirancang menggunakan material multilayer berkualitas tinggi, kemasan ini mampu menjaga kualitas serta kesegaran produk secara optimal sekaligus memberikan tampilan profesional yang meningkatkan daya tarik merek di rak penjualan modern. Dengan area branding yang luas dan fitur tambahan seperti zipper maupun valve, Flat Bottom Packaging menjadi pilihan ideal untuk produk premium yang mengutamakan fungsi dan estetika.
Pesan Kemasan

Fungsi dan Tujuan Utama

  • Meningkatkan Stabilitas Kemasan
    Bagian bawah yang datar membuat kemasan dapat berdiri sempurna tanpa mudah jatuh.
  • Memaksimalkan Tampilan Display
    Bentuk kotak memberikan kesan premium dan profesional di rak toko.
  • Menambah Kapasitas Isi
    Desain flat bottom memungkinkan volume isi lebih besar dibanding pouch standar dengan ukuran yang sama.
  • Kemudahan Penggunaan
    Dapat dilengkapi fitur zipper lock, spout (corong), atau tear notch agar mudah dibuka-tutup dan digunakan kembali.
  • Melindungi Produk Secara Maksimal
    Menggunakan material multilayer yang mampu melindungi produk dari udara, cahaya, kelembapan, oksidasi, dan kontaminasi luar.
  • Meningkatkan Branding
    Memiliki area cetak luas pada bagian depan, belakang, samping gusset, dan dasar kemasan.

 

Jenis-Jenis Flat Bottom Packaging

  1. Flat Bottom Foil Pouch
    • Menggunakan aluminium foil atau metalized film. 
    • Perlindungan tinggi terhadap cahaya dan udara. 
    • Cocok untuk kopi, teh, dan makanan premium.
  2. Kraft Flat Bottom Pouch
    • Lapisan luar menggunakan kraft paper. 
    • Memberikan tampilan natural dan eco-friendly. 
    • Banyak digunakan untuk produk organik dan healthy food.
  3. Transparent Window Flat Bottom
    • Memiliki jendela transparan untuk memperlihatkan isi produk. 
    • Menambah daya tarik visual produk.
  4. Flat Bottom dengan Valve
    • Dilengkapi one-way degassing valve
    • Umum digunakan untuk kopi sangrai agar gas CO₂ keluar tanpa udara masuk.
  5. Flat Bottom dengan Zipper
    • Menggunakan sistem buka-tutup ulang (resealable zipper). 
    • Praktis untuk penggunaan berulang.

 

Bahan yang Umum Digunakan

  1. PET (Polyethylene Terephthalate)
    • Kuat 
    • Permukaan glossy 
    • Hasil cetak tajam
  2. OPP (Oriented Polypropylene)
    • Transparan 
    • Ringan 
    • Tampilan mengkilap
  3. Nylon (PA)
    • Tahan tusuk dan sobek 
    • Cocok untuk vacuum packaging
  4. Aluminium Foil (AL)
    • Perlindungan maksimal terhadap: oksigen, cahaya, kelembapan, dan aroma luar
  5. LLDPE / CPP
    • Digunakan sebagai lapisan dalam 
    • Berfungsi untuk heat sealing
  6. Kraft Paper
    • Memberikan tampilan natural dan premium

 

Proses Produksi Flat Bottom Packaging

  • Desain & Layout
    Menentukan ukuran, posisi gusset, area cetak, dan fitur tambahan.
  • Printing
    Menggunakan rotogravure, flexographic, atau digital printing.
  • Lamination
    Menggabungkan beberapa lapisan material agar kuat dan tahan lama.
  • Slitting
    Memotong gulungan film sesuai ukuran pouch.
  • Forming Flat Bottom
    Membentuk dasar kotak dan gusset samping menggunakan mesin khusus.
  • Pemasangan Fitur Tambahan
    Seperti zipper, valve, tear notch, lubang gantung (hang hole).
  • Quality Control
    Pemeriksaan kekuatan seal, presisi bentuk, kualitas cetak, dan ketahanan kemasan.

 

Keunggulan Flat Bottom Packaging

  • Tampilan premium dan eksklusif
  • Dapat berdiri stabil di rak display
  • Kapasitas lebih besar dan efisien
  • Area branding lebih luas
  • Cocok untuk zipper dan valve
  • Perlindungan produk lebih maksimal
  • Meningkatkan nilai jual produk

 

Perbedaan Teknik Produksi Kemasan Sablon dan Printing

 

Perbedaan utama sablon dan printing pada kemasan terletak pada teknik dan hasil. Sablon menggunakan teknik manual/layar untuk desain sederhana seperti warna blok, sedangkan printing (digital/offset) menggunakan mesin untuk desain detail dan warna gradasi kompleks.

Sablon menonjol pada tekstur timbul, sementara printing menghasilkan permukaan yang lebih halus. Sablon Manual atau biasa disebut Screen Printing yaitu proses sablon manual menggunakan screen (cetakan). Cocok diaplikasikan untuk warna terbatas (desain satu warna/ blok)
Teknik sablon menghasilkan tinta lebih tebal dan timbul sehingga cocok untuk material bertekstur, kertas kraft, atau permukaan tidak rata.

Printing (Digital/Offset) menggunakan mesin otomatis/komputerisasi.
Bukan hanya teknik yang berbeda tetapi juga terletak pada hasil yang sangat detail, bisa gradasi, dan warna penuh (CMYK). Teknik ini cocok untuk material coated, art paper, ivory, dan permukaan halus yang bisa menghasilkan permukaan yang rata, halus, dan presisi. Kesan pertama terlihat lebih premium, tajam, dan cocok untuk produksi massal.

Kemasan yang dapat disablon:
  1. plastik vacuum
  2. plastik zipper
  3. goodie bag
  4. standing pouch
  5. gusset
  6. flat bottom
  7. sachet
  8. plastik PP/OPP (contoh : plastik packaging baju)
  9. plastik HDPE/LDPE (contoh : kantong kresek)
  10. cup plastik
  11. paper cup
  12. paper bowl
Kemasan yang dapat diprinting:
  1. standing pouch
  2. gusset
  3. sachet
  4. paper bowl
  5. paper tray
  6. paper bag
  7. lunch box
  8. sticker
  9. paper cup
  10. kertas nasi

Aksesori Kemasan Flat Bottom

Pilih juga aksesori kemasan terbaik untuk memudahkan pengemasan produkmu. Segera dapatkan kemasan harga ekonomis dengan aksesoris terbaik di sini.
Zipper
Valve
V-Cut
Tin Tie

Inspirasi Bisnis